CIREBON – Anggota Pramuka MAN 2 Kota Cirebon (Pramanda) menguji nyali dan ketangkasan fisik dalam sebuah kegiatan luar ruangan yang menantang. Aksi penuh adrenalin ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 8 November 2025.
Kegiatan ekstrem yang menarik perhatian warga sekolah ini berpusat di lingkungan madrasah, tepatnya di area gedung bertingkat MAN 2 Kota Cirebon. Struktur vertikal bangunan sekolah dimanfaatkan sebagai media utama untuk menyimulasikan medan tebing vertikal yang sesungguhnya.
Materi utama yang menjadi fokus utama dalam agenda kali ini adalah Latihan Rappelling dasar untuk kali pertama sebelum nantinya ada latihan lanjutan. Sesi ini dirancang secara khusus untuk melatih ketangkasan fisik, menguji keberanian di ketinggian, serta menanamkan kedisiplinan yang tinggi bagi anggota Pramuka.
Selain itu, para peserta juga dibekali dengan pengetahuan mengenai keterampilan teknik menuruni ketinggian. Mereka diajarkan cara mengoperasikan perlengkapan tali-temali standar penyelamatan atau mountaineering, seperti tali karmantel, harness, figure of eight, dan karabiner.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh peserta mendapatkan bimbingan intensif dari instruktur berpengalaman serta wajib menerapkan prosedur keselamatan yang sangat ketat (safety first). Melalui metode ini, para anggota Pramuka diharapkan dapat menguasai teknik dasar rappelling dengan benar, sekaligus mengasah fokus konsentrasi serta mendongkrak rasa kepercayaan diri mereka.
Pelaksanaan latihan panjat dan turun tebing buatan ini berjalan dengan aman, tertib, dan sukses tanpa kendala. Pihak pembina berharap melalui latihan fisik yang terukur ini, karakter mental anggota Pramuka MAN 2 Kota Cirebon dapat terbentuk menjadi pribadi yang tangguh, sigap, serta pantang menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.